| Prospek |
|
|
|
|
Di Indonesia, Prospek lapangan kerja dari Profesi Pekerja Sosial ini juga cukup luas. Di tahun 2004, Departemen Sosial Republik Indonesia telah merekrut PNS dari sarjana dan magister kesejahteraan sosial sebanyak 93 orang. Sedangkan di tahun 2005 sebanyak + 60 orang. Profesi ini juga mempunyai lapangan kerja di dinas – dinas sosial pemerintah daerah, direktorat pemberdayaan masyarakat yang ada di hampir setiap departemen, lembaga-lembaga Internasional (UNICEF, WHO, IOM, IFRC dll) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)/NGO yang menangani berbagai masalah sosial dan pengembangan masyarakat. Disamping itu tumbuhnya Organisasi Zakat Modern, BAZIS dan LAZIS baik di tingkat Nasional maupun di daerah turut memperluas peluang kerja dari para sarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial. Pendidikan Ilmu kesejahteraan Sosial ini merupakan perpaduan dari : nilai dan etika (values and ethics), pengetahuan (Knowledge) dan Keterampilan (Skill) yang sistematis dan teruji dalam menolong individu, keluarga/kelompok dan komunitas yang mengalami masalah atau dalam usaha untuk meningkatkan kearah yang lebih baik (well being). Ilmu kesejahteraan sosial ini merupakan ilmu sosial terapan yang sejalan dengan ajaran Islam. Dimana ajaran Islam yang terkandung dalam Al-qur’an dan al-Hadist banyak mengharuskan umat Islam agar membantu dan peduli terhadap kaum dhuafa (lemah), seperti fakir miskin, anak yatim, manula, orang cacat, dll. Konsentrasi Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Jakarta ini telah menerima tiga angkatan mahasiswa yaitu pada tahun 2003(36 Orang) 2004 (28 Orang), 2005(25 Orang), 2006 (25 Orang) dan 2007(30 Orang). dengan total mahasiswa yang telah di terima sebanyak 144 orang. Konsentrasi kesejahteraan sosial di FDK UIN Jakarta berada dalam naungan program studi Pengembangan Masyarakat Islam. Dan pada tahun 2006 Program Studi ini telah terakreditasi dari BAN PT dengan nilai “ A” (Sangat Baik). |